Senin, 09 Februari 2015
Pantai Pantai Bali
Setiap wisatawan yang berlibur ke Bali, baik wisatawan domestik ataupun mancanegara, pasti akan meluangkan waktu untuk berwisata ke pantai pantai Bali. Sebagian besar dari para wisatawan akan memilih berkunjung ke pantai Kuta Bali, pantai Sanur, pantai Seminyak ataupun pantai yang sangat terkenal saat ini yaitu pantai DreamlandBali.
Saking banyaknya pengunjung yang berwisata ke pulau ini dan hampir semua ingin menikmati wisata pantai Bali, membuat beberapa wisatawan merasa tidak nyaman, karena keramaian pengunjung. Pulau Bali mendapat kunjungan setiap tahunnya sebesar 8 juta wisatawan domestik maupun mancanegara. Bagi para wisatawan yang bukan kali pertama berlibur ke Bali pasti akan mencari alternatif pantai pantai Bali untuk liburan mereka.
Wisata pantai di Bali tidak saja di pantai Kuta atau pantai Dreamland, pulau Bali memiliki begitu banyak pantai yang indah dan tidak kalah menarik dengan pantai Kuta. Ada yang lokasi pantainya berdekatan dengan pantai Kuta ataupun ada yang lokasinya lumayan jauh.
Bagi para wisatawan yang sudah pernah berwisata di pantai terkenal di pulau Bali, maka hampir sebagian besar dari wisatawan yang sering berlibur ke pulau Bali, akan memilih pantai yang bersih dan jauh dari keramaian. Ada wisatawan yang memilih pantai-pantai di Bali timur ataupun pantai-pantai di Bali barat. Sebagai contoh jika para wisatawan ingin menikmati wisata bahari pasti akan mengunjungi pantai di Tanjung Benoa untuk Bali watersport.
Jika anda memilih untuk berwisata ke pantai yang jarang pengunjung, tentunya anda akan mendapatkan suasana pantai yang masih alami, indah tentunya jauh dari polusi. Anda pasti bertanya, dimana lokasi pantai pantai indah di Bali?
Jangan khawatir karena kami akan memberikan anda daftar pantai-pantai di pulau Bali sebagai tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungisaat anda berlibur di pulau dewata. Selain itu, anda pasti akan bertanya, apakah ada penginapan di pantai yang berlum terkenal, jabawannya sebagian besar dipantai yang belum terkenal sudah tersedia sarana penginapan dan warung makan. Tapi ada beberapa pantai yang memang tersembunyi dari masyarakat umum, belum tersedia fasilitas penginapan.
Di daftar pantai pantai Bali di bawah, anda hanya tinggal mengklik nama atau gambar dari pantai yang kami rekomendasikan. Setelah itu anda akan melihat detail penjelasan dari pantai yang anda pilih, beserta cara mencari lokasi dari pantai pilihan anda.
Jika anda memang belum yakin akan lokasi dari pantai yang anda cari, anda dapat menggunakan jasa Bali sewa mobil supir. Supir yang anda sewa akan dengan senang hati untuk mengatar anda ke lokasi pantai yang anda inginkan.
Untuk mendapatkan daftar nama pantai pantai Bali, peta lokasi pantai dan foto-foto galeri, mohon untuk mengklik link nama pantai atau foto dari pantai yang diinginkan.
4. Pantai Kuta
11. Pantai Balangan
12. Pantai Sanur
14. Pantai Nusa Dua
15. Karma Beach Bali
16. Pantai Geger
18. Pantai Medewi
19. Pantai Amed Bali
Jumat, 30 Januari 2015
Wisata Pulau Flores – Danau Kelimutu
Satu lagi keajaiban alam yang dimiliki Indonesia. Kali ini tempat wisata alam yang bisa dibilang sangat menakjubkan ini berada di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Berada di puncak sebuah gunung dengan nama yang sama, Danau Kelimutu menarik perhatian banyak wisatawan dalam dan luar negeri.
Pada tanggal 26 Februari 1992, Danau Kelimutu masuk dalam kawasan Taman Nasional Kelimutu, sebuah taman nasional terkecil dari enam taman nasional yang ada di kawasan Bali dan Nusa Tenggara. Tempat wisata ini berada di puncak Gunung Kelimutu dengan ketinggian 1.690 meter di atas permukaan laut. Danau Kelimutu terdiri dari tiga buah ‘kubangan’ atau kawah dengan warna yang berbeda-beda.
Selain dikenal dengan nama Danau Kelimutu, tempat wisata ini juga dikenal sebagai Danau Tiga Warna. Sebuah fenomena alam yang sangat menakjubkan karena tiga kawah dengan jarak yang berdekatan, namun memiliki warna air yang berbeda. Warna air danau umumnya adalah merah, putih dan biru, namun bisa berubah menjadi hijau, hitam dan coklat, atau variasi warna lainnya. Uniknya, saat para peneliti mencoba mengambil air danau ini sebagai sampel, airnya bening tanpa warna.
Ketiga danau ini dipisahkan oleh tebing batu curam yang mudah longsor, sehingga wisatawan diharapkan mampu menjaga jarak aman saat berada di area sekitar danau. Saat yang tepat untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah antara bulan Juni – Agustus dikarenakan hujan cenderung tidak turun sehingga medan yang harus dilewati terhitung aman.
Jika ingin mendapatkan pemandangan terbaik dari Danau Kelimutu, berangkatlah mendaki antara jam 2-3 pagi dari Moni yang merupakan desa terdekat dengan lokasi danau. Sesampainya di puncak, Anda bisa menyaksikan pemandangan matahari terbit di atas Danau Kelimutu yang luar biasa indah. Jangan lupa menyiapkan kamera, ya.
Bagaimana bisa berangkat mendaki sepagi itu? Di Moni dan beberapa desa sekitar terdapat banyak penginapan. Dengan menginap di lokasi terdekat dengan tempat wisata ini, tentunya akan memudahkan Anda dalam persiapan mendaki.
Kawasan Taman Nasional Kelimutu juga menjadi habitat bagi beberapa jenis binatang dan tumbuhan. Beberapa di antaranya bahkan hampir punah seperti burung hantu Wallacea, elang Flores dan kancilan Flores.
Sejarah Danau Kelimutu
Keberadaan Danau Kelimutu pertama kali ditemukan pada tahun 1915 oleh seorang Belanda bernama Van Such Telen. Saat itu ia mengatakan pada warga sekitar bahwa di puncak Gunung Kelimutu terdapat tiga buah danau dengan warna merah, putih dan biru. Warga tak mudah percaya karena tiga warna yang disebutkan Telen sama dengan warna bendera Belanda. Sampai kemudian warga membuktikan sendiri keberadaan Danau Kelimutu.Keindahan tempat wisata ini semakin populer setelah dirangkum dalam sebuah lukisan karya Y. Bouman pada tahun 1929. Sejak saat itu, keindahan dan keunikan Danau Kelimutu semakin dikenal luas dan mulai banyak dikunjungi wisatawan.
Mitos Danau Kelimutu
Ketiga danau yang berbeda warna di puncak Gunung Kelimutu ini memiliki nama masing-masing. Warga setempat percaya bahwa danau ini merupakan tempat bersemayam jiwa-jiwa dari orang yang meninggal.Nama ketiga danau ini antara lain Tiwu Ata Mbupu yang menjadi tempat jiwa-jiwa orang tua yang meninggal, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang menjadi tempat jiwa-jiwa orang muda yang meninggal, dan yang terakhir adalah Tiwu Ata Polo yang menjadi tempat jiwa-jiwa orang jahat yang meninggal. Tiwu sendiri dalam bahasa setempat berarti danau.
Dari ketiga danau tersebut, yang paling sering berubah warna adalah Tiwu Nuwa Muri Koo Fai. Menurut warga setempat, hal ini dimungkinkan karena jiwa yang menempati danau ini masih muda dan labil sehingga mempengaruhi perubahan warna air danau.
Perubahan warna bisa jadi pertanda
Warga setempat percaya bahwa perubahan warna yang terjadi di Danau Kelimutu bisa menjadi pertanda buruk akan terjadinya suatu bencana di Indonesia. Menurut mereka, hal ini pernah terjadi beberapa kali, di antaranya pada tahun 1992 dan 2004.Pada tahun 1992, salah satu danau berubah menjadi coklat kemerahan seperti hati ayam. Tak lama kemudian, terjadi gempa bumi di Flores yang memakan banyak korban jiwa. Hal yang sama terjadi pada tahun 2004 di mana Aceh diterjang tsunami dan menimbulkan banyak sekali korban jiwa.
Menurut warga sekitar, Danau Kelimutu memiliki kekuatan magis yang luar biasa besar. Hal ini membuat danau sangat dikeramatkan. Warga juga seringkali menggelar upacara atau ritual khusus dengan membawa sesaji sebagai persembahan dengan tujuan meminta keselamatan dan keberkahan.
Wisata Kepulauan Seribu – Pulau Pari
Nama pulau ini didapatkan karena bentuk pulau dari atas akan terlihat seperti seekor ikan pari. Pulau Pari dibagi menjadi dua yaitu Pulau Pari bagian barat dan Pulau Pari bagian timur. Bagian barat merupakan kawasan pemukiman warga dengan jumlah tak sebanyak Pulau Tidung, sedangkan bagian timur merupakan kawasan pantai dan wisata.
Dengan luas sekitar 43 hektar, tempat wisata ini hanya dihuni oleh sekitar 700 orang warga. Hal ini membuat Pulau Pari tidak terlalu ramai dan cocok untuk Anda yang ingin mencari ketenangan. Tidak ada hotel di kawasan Pulau Pari, rumah-rumah warga inilah yang bisa Anda gunakan untuk menginap. Sebagian besar penginapan telah dilengkapi dengan pendingin ruangan dan beberapa fasilitas pendukung lain untuk wisatawan.
Pulau Pari dikenal sebagai tempat wisata yang bersih dan alami. Bahkan menurut warga, ada peraturan yang melarang wisatawan membawa sampah dari luar dan meninggalkannya di Pulau Pari. Wisatawan harus membawa kantong plastik untuk menyimpan sampahnya dan membawanya kembali ke kota asalnya. Hmm, peraturan yang patut diacungi jempol, ya. Hal ini bertujuan baik, yaitu untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat wisata ini.
Seperti layaknya tempat wisata bahari lain, kegiatan air tentu saja menjadi andalannya. Berbagai kegiatan bisa Anda lakukan di sini mulai dari berenang, memancing, menyelam sampai snorkeling. Selain itu, Anda juga bisa mencoba berlayar dengan kano, banana boat, donut boat atau menyewa perahu nelayan setempat. Untuk berkeliling, tersedia sepeda yang disewakan oleh warga.
Saat malam, Anda bisa menggelar pesta barbeque di pantai atau di depan penginapan tempat Anda bermalam. Kegiatan ini juga bisa mendekatkan Anda dengan warga dan juga sesama wisatawan. Tak ada salahnya berwisata sambil mencari teman baru, kan?
Sama seperti Pulau Tidung, di sini Anda tak akan menemukan mesin ATM. Sebaiknya Anda membawa uang dalam jumlah yang cukup agar tak terjadi masalah saat ingin melakukan kegiatan atau membeli oleh-oleh di sini. Sebagai lokasi budidaya rumput laut, jajanan khas sekaligus oleh-oleh di tempat wisata ini adalah manisan rumput laut.
Sebelum menjadi tempat wisata, Pulau Pari merupakan perkampungan nelayan biasa dan juga lokasi penelitian biota laut. Terdapat kantor Lembaga Oceanografi LIPI (LON LIPI) di sebelah barat pulau ini. Setiap bulannya, banyak peneliti dan juga mahasiswa yang datang ke Pulau Pari untuk melakukan penelitian terhadap ekosistem laut di sini.
Air tawar
Tak seperti pulau lain yang sebagian besar sumber airnya berasa asin dan payau, Pulau Pari memiliki sumber air tawar. Hal ini dikarenakan adanya cekungan unik yang terdapat di Pulau Pari bagian barat atau di kawasan pemukiman warga. Cekungan ini memungkinkannya menampung dan menyerap air hujan, sehingga tempat wisata ini memiliki cadangan air tawar.Keberadaan air tawar ini juga membuat tanah di Pulau Pari bisa ditumbuhi beberapa pohon yang mungkin akan sulit tumbuh di pulau lain di sekitarnya. Pohon-pohon tersebut di antaranya pohon pisang, pohon mangga, pohon jambu, pohon srikaya dan beberapa jenis pohon dari buah lainnya.
Pantai Pasir Perawan
Mendengar namanya mungkin akan membuat Anda berpikir bahwa pantai ini tentunya masih sangat alami dan belum banyak terjamah. Benar. Pantai Pasir Perawan memang masih sangat alami dan luar biasa cantik. Pantai dengan panjang garisnya sekitar 500 meter dan menghadap utara ini dikelilingi oleh hutan bakau yang rimbun.Keindahan lainnya adalah lagunanya yang saat air sedang surut akan terlihat pasirnya berwarna putih bersih. Anda bisa berjalan menyusurinya dan menemukan bintang laut dan kerang yang terdampar terbawa ombak.
Bukit Matahari
Bukit Matahari adalah spot menarik lainnya yang ada di tempat wisata ini. Bukit Matahari berada tak jauh dari pelabuhan. Disebut Bukit Matahari karena dari bukit ini Anda bisa menyaksikan keindahan momen matahari terbit dan terbenam di Pulau Pari. Jangan lupa mengisi baterai kamera sebelumnya, ya.Selain sebagai tempat berburu matahari, tempat ini juga biasa digunakan sebagai lokasi pesta barbeque di malam hari. Beberapa wisatawan yang datang untuk merayakan ulang tahun, akan memilih Bukit Matahari sebagai tempat perayaan kecil-kecilan bersama teman.
Wisata Kepulauan Seribu – Pulau Tidung
Selalu ada kekayaan alam Indonesia yang bisa dikagumi keindahannya. Kali ini tempat wisata alam yang sayang sekali jika dilewatkan adalah Pulau Tidung. Tahukah Anda di mana letak Pulau Tidung? Pulau Tidung berada dalam gugusan Kepulauan Seribu.
Jika Anda tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya, lokasi Pulau Tidung tentunya tak terlalu jauh, ya. Tak ada salahnya menikmati libur akhir pekan dengan suasana yang berbeda. Jika biasanya Anda menghabiskan libur akhir pekan dengan berkeliling mal saja, coba sesekali menyeberang dengan kapal feri dari Pelabuhan Muara Angke atau dengan menggunakan speedboat dari Marina, Ancol.
Berada di Pulau Tidung, bersiaplah untuk berdecak kagum melihat keindahan pulau seluas 109 hektar ini. Pulau Tidung sendiri terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Kedua bagian pulau ini dihubungkan oleh sebuah jembatan yang sangat fenomenal.
Pulau Tidung Besar merupakan kawasan pemukiman warga. Warga di sini banyak yang berprofesi sebagai nelayan, pemandu wisata ataupun pengelolah penginapan. Karena menjadi kawasan pemukiman, di Pulau Tidung Besar sudah dibangun banyak fasilitas umum seperti sekolah, klinik, pasar dan juga kantor pemerintahan daerah setempat. Jumlah warga di pulau ini merupakan jumlah terbesar di antara pulau-pulau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu.
Menyeberang ke Pulau Tidung Kecil, Anda bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa. Berbeda dengan Pulau Tidung Besar yang dihuni oleh banyak warga, Pulau Tidung Kecil tidak berpenghuni. Anda bisa menikmati suasana yang tenang dan melupaka rutinitas harian Anda di perkotaan. Di sini juga terdapat hutan bakau yang sengaja dikembangkan warga untuk menghindari abrasi pantai. Ombaknya yang relatif tenang membuat Anda tak perlu khawatir jika ingin berenang.
Selain berenang, masih ada banyak kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di sini. Karena menjadi tempat wisata andalan, Pulau Tidung memiliki banyak fasilitas pendukung yang menyenangkan bagi wisatawan seperti kano, jetski, banana boat dan donut boat. Kegiatan yang menjadi favorit di sini tentu saja menyelam dan snorkeling.
Menyelam dan snorkeling di perairan tempat wisata ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Perairan Pulau Tidung sangat kaya dengan biota laut yang beragam. Dengan menyelam, Anda bisa berinteraksi langsung dengan ikan-ikan kecil berwarna-warni yang berenang lincah dan juga bersentuhan dengan koral beragam bentuk dan warna yang tentunya sangat cantik.
Snorkeling di tempat wisata ini tak kalah menarik. Anda tak perlu memiliki keahlian berenang ataupun menyelam untuk bisa mencoba pengalaman snorkeling. Anda juga tak perlu membawa alat snorkeling jauh-jauh dari rumah. Di sini tersedia tempat penyewaan perlengkapan snorkeling, dengan biaya 35.000 Rupiah saja Anda sudah bisa menggunakan perlengkapan ini. Jika ragu melakukan kegiatan ini sendiri, Anda bisa menyewa jasa pemandu dengan biaya 100.000 Rupiah saja.
Berkeliling Pulau Tidung pun bisa menjadi pilihan menyenangkan. Anda
bisa berjalan kaki berkeliling perkampungan dan berinteraksi dengan
warga setempat atau berjalan ke pantainya. Jika tak ingin berjalan kaki,
tersedia tempat penyewaan sepeda dengan biaya hanya 15.000 Rupiah.
Ingin mencoba pengalaman yang berbeda? Cobalah sewa perahu nelayan
dengan tarif 400.000 Rupiah per hari. Dengan perahu ini, Anda bisa
berlayar ke pulau tetangga dan juga memancing di laut lepas.
Menyenangkan, ya.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah antara bulan April – Oktober. Hal ini dikarenakan cuaca sedang baik sehingga rencana kegiatan Anda bisa berjalan dengan baik. Satu lagi yang perlu diingat adalah di tempat wisata ini tidak ada mesin ATM. Jadi sebaiknya Anda membawa uang dalam jumlah yang cukup.
Jembatan ini juga menjadi tempat anak-anak setempat ‘terjun bebas’ dari ketinggian sekitar 6 meter. Tak perlu merasa ngeri, anak-anak di Pulau Tidung sudah biasa melakukan atraksi ini. Terjun dengan berbagai gaya kemudian berenang dengan ceria. Anda juga bisa ikut terjun bersama mereka.
Terjun dari jembatan ini juga menjadi asal mula nama Jembatan Cinta. Konon, jika ingin cepat menemukan jodoh, Anda bisa mencoba terjun dan berenang di sini. Untuk yang sudah memiliki pasangan, terjun berdua akan membuat hubungan asmara langgeng dan semakin tak terpisahkan.
Menurut warga setempat, Pulau Tidung telah menjadi tempat tinggal nenek moyang mereka sejak tahun 1800an, tepatnya setelah meletusnya Gunung Krakatau. Nenek moyang mereka mayoritas bekerja sebagai nelayan, hal ini menjadi profesi turun temurun sampai kemudian Pulau Tidung menjadi salah satu tempat wisata andalan. Warga mulai beralih profesi sebagai pemandu wisata dan membuka penginapan untuk wisatawan yang datang.
Jalanan di pulau ini kecil dan terkadang membuat wisatawan sedikit kebingungan saat ingin kembali ke penginapan. Untuk itu, sebaiknya Anda mencatat nama pemilik dan nomor rumah penginapan Anda, sehingga Anda bisa bertanya arah ke warga jika mengalami kesulitan.
Jika Anda tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya, lokasi Pulau Tidung tentunya tak terlalu jauh, ya. Tak ada salahnya menikmati libur akhir pekan dengan suasana yang berbeda. Jika biasanya Anda menghabiskan libur akhir pekan dengan berkeliling mal saja, coba sesekali menyeberang dengan kapal feri dari Pelabuhan Muara Angke atau dengan menggunakan speedboat dari Marina, Ancol.
Berada di Pulau Tidung, bersiaplah untuk berdecak kagum melihat keindahan pulau seluas 109 hektar ini. Pulau Tidung sendiri terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Kedua bagian pulau ini dihubungkan oleh sebuah jembatan yang sangat fenomenal.
Pulau Tidung Besar merupakan kawasan pemukiman warga. Warga di sini banyak yang berprofesi sebagai nelayan, pemandu wisata ataupun pengelolah penginapan. Karena menjadi kawasan pemukiman, di Pulau Tidung Besar sudah dibangun banyak fasilitas umum seperti sekolah, klinik, pasar dan juga kantor pemerintahan daerah setempat. Jumlah warga di pulau ini merupakan jumlah terbesar di antara pulau-pulau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu.
Menyeberang ke Pulau Tidung Kecil, Anda bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa. Berbeda dengan Pulau Tidung Besar yang dihuni oleh banyak warga, Pulau Tidung Kecil tidak berpenghuni. Anda bisa menikmati suasana yang tenang dan melupaka rutinitas harian Anda di perkotaan. Di sini juga terdapat hutan bakau yang sengaja dikembangkan warga untuk menghindari abrasi pantai. Ombaknya yang relatif tenang membuat Anda tak perlu khawatir jika ingin berenang.
Selain berenang, masih ada banyak kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di sini. Karena menjadi tempat wisata andalan, Pulau Tidung memiliki banyak fasilitas pendukung yang menyenangkan bagi wisatawan seperti kano, jetski, banana boat dan donut boat. Kegiatan yang menjadi favorit di sini tentu saja menyelam dan snorkeling.
Menyelam dan snorkeling di perairan tempat wisata ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Perairan Pulau Tidung sangat kaya dengan biota laut yang beragam. Dengan menyelam, Anda bisa berinteraksi langsung dengan ikan-ikan kecil berwarna-warni yang berenang lincah dan juga bersentuhan dengan koral beragam bentuk dan warna yang tentunya sangat cantik.
Snorkeling di tempat wisata ini tak kalah menarik. Anda tak perlu memiliki keahlian berenang ataupun menyelam untuk bisa mencoba pengalaman snorkeling. Anda juga tak perlu membawa alat snorkeling jauh-jauh dari rumah. Di sini tersedia tempat penyewaan perlengkapan snorkeling, dengan biaya 35.000 Rupiah saja Anda sudah bisa menggunakan perlengkapan ini. Jika ragu melakukan kegiatan ini sendiri, Anda bisa menyewa jasa pemandu dengan biaya 100.000 Rupiah saja.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah antara bulan April – Oktober. Hal ini dikarenakan cuaca sedang baik sehingga rencana kegiatan Anda bisa berjalan dengan baik. Satu lagi yang perlu diingat adalah di tempat wisata ini tidak ada mesin ATM. Jadi sebaiknya Anda membawa uang dalam jumlah yang cukup.
Jembatan Cinta
Jembatan Cinta sudah menjadi sebuah ikon di Pulau Tidung. Jembatan sepanjang 800 meter yang menghubungkan antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil ini menjadi salah satu spot favorit para wisatawan yang datang ke tempat wisata ini. Setiap sore hari, Jembatan Cinta banyak dipenuhi wisatawan yang ingin menyaksikan momen matahari terbenam khas Pulau Tidung yang terkenal cantik ini.Jembatan ini juga menjadi tempat anak-anak setempat ‘terjun bebas’ dari ketinggian sekitar 6 meter. Tak perlu merasa ngeri, anak-anak di Pulau Tidung sudah biasa melakukan atraksi ini. Terjun dengan berbagai gaya kemudian berenang dengan ceria. Anda juga bisa ikut terjun bersama mereka.
Terjun dari jembatan ini juga menjadi asal mula nama Jembatan Cinta. Konon, jika ingin cepat menemukan jodoh, Anda bisa mencoba terjun dan berenang di sini. Untuk yang sudah memiliki pasangan, terjun berdua akan membuat hubungan asmara langgeng dan semakin tak terpisahkan.
Sejarah Pulau Tidung
Tidung dalam bahasa setempat berarti ‘berlindung’. Hal ini dikarenakan menurut cerita, pulau ini dijadikan sebagai lokasi persembunyian dari kekejaman bajak laut pada zaman dahulu. Selain itu, Pulau Tidung menjadi tempat penyusunan strategi perang saat pasukan Fatahillah menyerang Malaka.Menurut warga setempat, Pulau Tidung telah menjadi tempat tinggal nenek moyang mereka sejak tahun 1800an, tepatnya setelah meletusnya Gunung Krakatau. Nenek moyang mereka mayoritas bekerja sebagai nelayan, hal ini menjadi profesi turun temurun sampai kemudian Pulau Tidung menjadi salah satu tempat wisata andalan. Warga mulai beralih profesi sebagai pemandu wisata dan membuka penginapan untuk wisatawan yang datang.
Akomodasi
Untuk akomodasi selama di Pulau Tidung, Anda bisa menginap di rumah warga atau homestay. Kebanyakan penginapan telah dilengkapi dengan pendingin udara atau AC, sehingga Anda tak perlu khawatir akan merasa tak nyaman karena kepanasan. Selain itu, banyak penginapan juga yang menyediakan paket makan. Dengan biaya tertentu, Anda bisa mendapatkan fasilitas makan 3x sehari.Jalanan di pulau ini kecil dan terkadang membuat wisatawan sedikit kebingungan saat ingin kembali ke penginapan. Untuk itu, sebaiknya Anda mencatat nama pemilik dan nomor rumah penginapan Anda, sehingga Anda bisa bertanya arah ke warga jika mengalami kesulitan.
Oleh-oleh
Untuk oleh-oleh, Anda bisa membeli beragam hasil kerajinan tangan warga setempat. Tersedia juga jajanan seperti manisan rumput laut, keripik sukun, asinan cumi dan manisan buah ceremai.10 Tempat Wisata di Jawa Barat yang Pantas Dikunjungi
Jawa Barat adalah provinsi yang paling dekat dengan DKI Jakarta. Jawa Barat sering kali menjadi pilihan liburan akhir pekan penduduk DKI Jakarta karena dekat dan mudah dicapai. Ada banyak sekali tempat wisata di Jawa Barat, namun tempat wisata di Jawa Barat yang manakah yang pantas dikunjungi?
Berikut adalah 10 tempat wisata di Jawa Barat yang pantas dikunjungi:
1. Pantai Pelabuhan Ratu
Terletak di pesisir selatan Jawa Barat, Pantai Pelabuhan Ratu populer dengan pantainya yang memiliki karakteristik ombak yang besar dan kuat, sangat cocok untuk berselancar. Di Pantai Pelabuhan Ratu terdapat fasilitas hotel, dari yang besar dan mewah hingga yang kecil dan murah. Sepanjang pantai anda dapat menemukan banyak restoran hidangan laut. Masyarakat setempat juga memiliki kepercayaan akan Ratu Kidul, sang penguasa laut selatan.2. Curug Cikaso
Curug Cikaso adalah air terjun besar dan indah yang terletak di Sukabumi. Curug Cikaso memilki 3 air terjun yang saling berdampingan dengan ketinggian sekitar 80 meter dan lebar tebing sekitar 100 meter. Apabila matahari bersinar cerah, ada kemungkinan anda dapat melihat pelangi kecil di air terjun ini. Lokasi wisata air terjun Curug Cikaso berada dekat dengan Pantai Ujung Genteng.3. Taman Wisata Mekarsari
Taman Wisata Mekarsari yang berlokasi di Bogor, adalah salah satu pusat pelestarian buah tropis terbesar di dunia dengan luas 264 hektar. Selain sebagai tempat penelitian dan budi daya bibit unggul, tempat ini juga merupakan tempat wisata di Jawa Barat yang cocok untuk segala usia. Selain memiliki koleksi tanaman yang sangat lengkap, Taman Wisata Mekarsari juga dapat menjadi sarana edukasi yang cocok bagi anak-anak, tempat piknik keluarga, wisata kebun buah, wisata kebun sayur, dan acara perusahaan.4. Taman Bunga Nusantara
Taman Bunga Nusantara yang berjarak 2 jam dari DKI Jakarta adalah sebuah taman bunga seluas 23 hektar. Di sini, selain ribuan jenis bunga, terdapat pula fasilitas hiburan yang sangat cocok untuk keluarga seperti wahana alam imajinasi, teater mini, danau angsa, taman labirin, air mancur musikal, karpet bunga, taman mawar, dan lain-lain. Taman Bunga Nusantara juga memiliki tempat piknik untuk anda berpiknik bersama keluarga, dan menara pandang yang berfungsi untuk melihat keindahan taman secara keseluruhan.5. Goa Buniayu
Goa Buniayu berlokasi di Sukabumi, sekitar 5 jam perjalanan dari DKI Jakarta. Kegiatan wisata petualangan goa memang belum terlalu populer, namun bagi mereka yang menyukai petualangan, goa ini sangatlah cocok. Di goa ini anda akan melihat stalakmit dan stalaktik yang indah, namun sebelumnya anda harus menuruni goa vertikal dan melewati kegelapan abadi. Di dalam goa ini juga terdapat hewan yang tidak dapat anda temui di permukaan bumi. Untuk menyelesaikan tantangan ini, anda diharuskan mempunyai kondisi badan yang fit dan beristirahat yang cukup karena menelusuri goa adalah kegiatan yang sangat melelahkan dan seru.6. Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran yang terletak di sebelah tenggara Jawa Barat ini pernah dinobatkan sebagai pantai terbaik di Provinsi Jawa Barat. Keistimewaan pantai ini adalah anda dapat menikmati matahari terbit dan matahari terbenam di satu pantai, pasir putih yang halus, air yang jernih dan bersih, serta kelengkapan sarana wisata. Pantai Pangandaran sangatlah terkenal sehingga pada masa liburan akan dipadati dengan wisatawan dari berbagai daerah, hingga menyebabkan semua penginapan di Pantai Pangandaran penuh, bahkan tidak sedikit yang mendirikan tenda di pantai karena tidak mendapatkan penginapan.
7. Green Canyon
Dengan pepohonan yang rindang, tebing yang hijau, sungai yang jernih, dan goa yang dipenuhi stalakmit dan stalaktit yang indah, Green Canyon adalah tempat wisata di Jawa Barat bagian selatan yang paling populer. Anda dapat menikmati keindahan Green Canyon dengan berbagai cara, bisa dengan menggunakan perahu tempel, perahu kayuh, atau dengan badan anda. Untuk mencapai Green Canyon memang memakan waktu cukup lama, sekitar 9 jam perjalanan dari DKI Jakarta, namun anda tidak akan menyesal setelah menikmati keindahan Green Canyon yang luar biasa.8. Arung Jeram Sungai Citarik
Sungai Citarik yang berlokasi di Sukabumi adalah salah satu tempat wisata di Jawa Barat yang paling populer karena Sungai Citarik sangat cocok untuk kegiatan arung jeram. Arung jeram Citarik adalah arung jeram yang paling terkenal bagi penduduk DKI Jakarta sejak lama. Sungai Citarik tidaklah dalam, namun memiliki banyak batu sehingga anda akan mendapatkan tantangan tersendiri untuk melewati batu-batu tersebut dan menaklukan Sungai Citarik. Arus air Sungai CItarik relatif tidak terlalu deras sehingga sangat cocok bagi siapapun, termasuk yang belum pernah bermain arung jeram sebelumnya. Sungai Citarik cenderung dipadati pecinta kegiatan luar ruangan pada saat akhir pekan.9. Arung Jeram Sungai Cicatih
Sungai Cicatih adalah alternatif permainan arung jeram di Sukabumi yang cukup populer. Dengan arus airnya yang deras dan kedalaman sungai yang lumayan dalam, sungai ini memiliki tingkat kesulitan dan tantangan yang lebih tinggi dari Sungai Citarik namun tetap aman bagi siapapun, termasuk mereka yang tidak bisa berenang. Saya sendiri lebih menyukai arung jeram Cicatih dari pada arung jeram Citarik karena lebih seru dan menantang.10. Pantai Ujung Genteng
Pantai Ujung Genteng yang terletak di Sukabumi berjarak sekitar 200 kilometer dari DKI Jakarta. Hal terunik dari Pantai Ujung Genteng adalah anda dapat menikmati matahari terbit, dan matahari terbenam sekaligus di satu lokasi. Pantai Ujung Genteng adalah lokasi yang cocok untuk berselancar karena karakteristik ombak pantai selatan yang besar dan kuat. Pantai ini juga disukai oleh penyu, banyak penyu yang datang ke pantai ini sehingga anda dapat melihat penyu di sini. Pada bulan Agustus, banyak penyu yang bertelur di pantai ini.Tempat wisata di Jawa Barat sangatlah banyak, apabila anda memiliki kesempatan untuk mengunjunginya maka tidak ada salahnya dicoba. Menghabiskan waktu luang atau liburan tidak harus jauh hingga pergi ke luar negeri, namun juga dapat kita nikmati di lokasi yang dekat dari DKI Jakarta. Tempat wisata di Jawa Barat tidak kalah bagus dengan tempat wisata di luar negeri!
15 pantai terindah di Indonesia
Pantai-Pantai Terindah di Indonesia
1. Pantai Senggigi, Lombok

Pantai Senggigi
- Dari Bali : tiba di Pelabuhan Lembar, bisa langsung menuju pantai Senggigi menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.
- Dari Jakarta dan kota besar lainnya : tiba di bandara Lombok, kita dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel tempat kita menginap.
- Dari Ampenan : kita bisa menaiki bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 19.30 dengan biaya sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan.
2. Pantai Kuta, Bali

Pantai Kuta, Bali
3. Pantai Pangandaran, Jawa Barat

Pantai Pangandaran, Ciamis-Jawa Barat
4. Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung

Pantai Parai Tenggiri, Bangka Belitung
5. Pantai Parangtritis, Yogyakarta

Pantai Parangtritis, Yogyakarta
6. Pantai Plengkung, Banyuwangi

Pantai Plengkung, Banyuwangi
7. Pantai Baron, Yogyakarta

Pantai Baron, Yogyakarta
8. Pantai Hunimua/Liang, Maluku Tengah

Pantai Hunimua/Liang
9. Pantai Bunaken, Manado

Pantai Bunaken
10. Pantai Natsepa, Ambon

Pantai Natsepa
11. Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi – Jawa Barat

Pantai Pelabuhan Ratu
12. Pantai Sanur, Bali

Pantai Sanur
13. Pantai Dreamland, Badung – Bali

Pantai Dreamland
14. Pantai Bale Kambang, Malang

Pantai Bale Kambang
15. Pantai Sawarna – Banten

Pantai Tanjung Layar










